03 Feb 2026

Yogyakarta — Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia, dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P(K), menegaskan bahwa Poltekkes Kemenkes memiliki keunggulan sebagai institusi pencetak tenaga kesehatan yang siap bekerja, karena menerapkan pembelajaran yang langsung terhubung antara teori dan praktik lapangan.

Hal tersebut disampaikan Wamenkes dalam Dialog Interaktif bersama Civitas Akademika Poltekkes Kemenkes Yogyakarta yang berlangsung di Auditorium Grha Bina Husada, Kamis (29/1/2026)
Dalam dialog tersebut, Wamenkes menyampaikan bahwa model pendidikan di Poltekkes Kemenkes dirancang aplikatif dan responsif terhadap kebutuhan layanan kesehatan. Mahasiswa tidak hanya mendapatkan penguatan teori di kelas, tetapi juga langsung menerapkan pembelajaran melalui praktik di lahan klinik dan fasilitas pelayanan kesehatan. Pola ini dinilai mampu membentuk kompetensi, keterampilan, serta kesiapan kerja lulusan sejak dini.

“Poltekkes Kemenkes itu tempat mencetak tenaga kesehatan yang siap bekerja. Pembelajarannya jelas, setelah teori langsung praktik, sehingga lulusan tidak gagap saat terjun ke lapangan,” ujar Wamenkes.
Kegiatan dialog interaktif ini dihadiri oleh pimpinan institusi, dosen, tenaga kependidikan, serta perwakilan jurusan dan program studi di lingkungan Poltekkes Kemenkes Yogyakarta. Diskusi berlangsung aktif dengan berbagai masukan terkait penguatan pendidikan vokasi kesehatan, kesiapan lulusan menghadapi tantangan pelayanan kesehatan, serta peran Poltekkes dalam mendukung transformasi sistem kesehatan nasional.
Melalui kunjungan kerja ini, Poltekkes Kemenkes Yogyakarta diharapkan semakin memperkokoh perannya sebagai institusi pendidikan vokasi kesehatan yang unggul, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja, sekaligus berkontribusi dalam penyediaan tenaga kesehatan profesional yang kompeten dan siap melayani masyarakat.

Kontributor : Tim Promosi